The GotChibi Blog

1.5M ratings
277k ratings

See, that’s what the app is perfect for.

Sounds perfect Wahhhh, I don’t wanna

Bisa belajar tentang bagaimana membuat usaha tour dan travel nih. Yuk di simak wawancara dalam vidio ini. Dijamin bakalan dapat ilmu banyak deh!

tour&travel travelagent traveling usaha bisnistravel

Perhatikan hal ini sebelum naik gunung di musim kemarau

image

Traveler, mendaki gunung itu memang sangat menyenangkan. Bagi sebagian orang menganggap ini adalah petualangan, bagi sebagian lagi adalah kesenangan semata. Apapun alasannya, jangan pernah remehkan aturan-aturan keselamatan yang ada ya Traveler. Mau bagaimanapun juga, gunung adalah alam bebas, alam liar yang tidak sepenuhnya bisa dikontrol oleh manusia. Dengan demikian saat kita berada di pegunungan, alangkah baiknya memiliki persiapan dan perlengkapan yang lengkap agar tetap bisa dalam keadaan selamat. Banyak orang yang naik gunung saat musim kemarau, memang untuk jalur pendakian akan menjadi lebih aman Traveler. Namun jangan lupakan juga ancaman naik gunung saat musim kemarau. Karena demikian ada beberapa perlengkapan ekstra dan juga kewaspadaan lebih yang harus Anda persiapkan. 

Ancaman Naik Gunung Saat Musim Kemarau

Sebagai antisipasi, Anda harus mempersiapkan beberapa perlengkapan yang disesuaikan dengan berbagai kondisi ancaman naik gunung saat musim kemarau ini. Dengan demikian Anda tetap bisa nyaman mendaki gunung walaupun ada sesuatu yang diluar dugaan terjadi. Memang, saat musim kemarau pendakian jalurnya akan lebih mudah dan saat cuaca cerah, pemandangan yang indah dari puncak gunung juga dapat Anda nikmati Traveler. Namun tidak ada salahnya juga kan mempersiapkan beberapa hal ini agar tetap aman dan mawas. Baiklah kalau begitu, mari langsung kita simak saja yuk ulasannya!

1. Anda akan menghadapi suhu udara yang lebih dingin dibandingkan musim hujan.

 Hujan juga memang membuat suhu terasa dingin, namun apabila saat sedang kemarau atau cerah, justru cuacanya akan lebih dingin Traveler. Kenapa? Karena tidak adanya uap air yang menahan panas. 

Untuk mendapatkan perlindungan yang lebih, Anda jangan lupa untuk membawa sleeping bag dan juga jaket tambahan untuk tidur Traveler. Sudah jelas pasti kalau malam hari itu akan semakin mencekam saja dinginnya!

Saat fisik kita tidak bergerak alias sedang beristirahat, maka cuaca dingin tersebut akan semakin terasa! Coba saja bandingkan saat Anda di kantor, ac kantor dingin namun jika Anda sibuk mondar mandir pasti tidak terasa dingin. Lain halnya jika Anda hanya duduk di meja dan menatap laptop, pastinya akan terasa lebih dingin Traveler.  Sama halnya dengan digunung, jika Anda tidak memiliki perlengkapan yang memadai, maka Anda tentunya akan mudah terserang hipotermia Traveler. 

2.  Rawan kebakaran hutan.

 Tentu saja saat musim kemarau jarang sekali terjadi hujan, dengan demikian membuat kondisi padang ilalang sangat kering dan mudah terbakar Traveler. Kebakaran hutan dan lahan memang bisa diakibatkan oleh alam. Gesekan dari ranting yang kering dapat membuat api yang dapat memicu terjadinya kebakaran. 

Meski begitu, kita sebagai pendaki juga harus turut waspada akan terjadinya kebakaran hutan. Caranya gampang kok, hanya dengan tidak perlu membuat perapian atau api unggun Traveler, itu sudah lebih dari cukup. Bara api yang beterbangan karena hembusan angin tentu saja dapat jatuh di ilalang kering dan mengakibatkan kebakaran. Selain itu, bagi Anda yang merokok, juga jangan membuang puntung rokoknya sembarangan ya Traveler. Sudah jelas, jika puntung rokok masih menyala akan mengakibatkan kebakaran hutan yang besar. 

3.  Kehabisan bekal air.

 Saat musim kemarau yang sangat gersang, bukan tidak mungkin sumber mata air di pegunungan juga ikut kering Traveler. Jika sudah begini, tidak ada cara lain selain berhemat atau memang membawa persediaan air yang lebih. Dengan demikian Anda tidak kehausan dan dehidrasi di atas gunung sana. Mencari air di gunung itu susah, dan tentunya bukan pilihan juga bagi Anda untuk turun ke bawah hanya untuk mendapatkan air Traveler, apalagi posisi sudah tanggung untuk mencapai puncak, wah pasti sayang sekali. 

4. Mendapatkan iritasi atau gangguan pernapasan karena debu yang beterbangan. 

Musim kemarau jelas membuat jalur pendakian menjadi kering dan berdebu. Paparan debu yang beterbangan tersebut tentu bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan seperti mata iritasi dan juga gangguan pernapasan karena debu yang terlalu banyak kita hirup secara tidak sengaja. Agar terhindar, maka Anda standby saja kacamata atau obat tetes mata, dan juga masker pelindung untuk pernapasan Anda. Walaupun memang agak sedikit repot, setidaknya pernapasan Anda tidak terganggu. Atau Anda bisa menggunakan syal yang dilipat di bagian muka dan hidung apabila memang tidak membawa masker. 

Tetap Waspada!

Traveler, itulah beberapa ancaman naik gunung saat musim kemarau yang bisa Saya bagikan kepada Anda. Semoga artikel ini bermanfaat dan seperti biasa, selamat mendaki Traveler!

traveling hiking climbing anakgunung gunung outdor

Liburan Ke Bali Zoo

 Liburan ke Bali memang tentunya sangat menyenangkan. Terutama bagi para pasangan yang sedang honeymoon nih Traveler, pasti tempat ini menjadi pilihan utama bagi Anda. Selain suasananya yang romantis, Bali juga dikelilingi dengan pantai yang memiliki pemandangan terbaik. Selain itu, Pulau Dewata ini menjadi lebih istimewa dikarenakan adat dan budayanya yang sangat kuat dan menjadi daya tarik bagi para turis. Ada banyak festival adat yang bisa Anda saksikan saat liburan ke Bali. Namun, Bali juga tempat yang menarik untuk dikunjungi apabila Anda liburan keluarga bersama anak. Selain bisa bermain di pantai, Anda juga bisa ajak mereka liburan ke Bali Zoo  Traveler! Tempat ini sekarang mulai ramai dikunjungi para keluarga yang sedang berlibur, jadi tidak ada salahnya jika Anda mencoba untuk mengunjungi tempat ini. 

Liburan Ke Bali Zoo

Bali Zoo Park berada di Kabupaten Gianyar, Bali. Hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mencapai lokasi tersebut apabila Anda menginap dan berangkat dari wilayah Ubud Traveler. Alamat lengkap dari Bali Zoo Park Gianyar ini berada di Jalan Raya Singapadu, Sukawati, Kabupaten Gianyar. Jika Anda sudah mengetahui lokasinya, maka ada beberapa objek wisata lainnya yang bisa Anda kunjungi  Traveler! Semua objek wisata ini satu arah! Jadi Anda bisa pergi sebelum atau sesudah mengunjungi Bali Zoo. Objek wisatanya ada objek wisata terasering Tegalalang, Puri Saren Ubud, Monkey Forest Ubud, Pasar Seni Sukawati, Pasar Seni Tradisional di Ubud. 

 Daya Tarik Bali Zoo

Ada beberapa daya tarik saat liburan ke Bali Zoo. Salah satunya adalah tata letak dan juga desain taman pengunjung yang tertata dengan rapi dan terarah. Dengan jalur pengunjung yang sudah tertata dengan bagus tersebut, maka jika Anda baru pertama kali liburan ke Bali Zoo tidak akan kebingungan nih Traveler.

Mungkin kalau hanya melihat-lihat hewan saja akan membosankan bagi anak, Bali Zoo Park cukup jeli dalam melihat situasi ini Traveler. Dengan demikian, ada beberapa fasilitas dan juga aktivitas yang bisa dilakukan oleh anak agar mereka tidak bosan hanya sekedar melihat-lihat hewan saja. Berikut adalah aktivitasnya:

Memberi makan hewan

Salah satu kegiatan saat liburan ke Bali Zoo yang bisa dilakukan oleh anak-anak Anda adalah memberi makan hewan. Tidak semua hewan memang bisa diberi makan oleh para pengunjung, hanya ada beberapa saja Traveler. Anak-anak Anda boleh memberi makan rusa, bermain dengan kelinci, memberi makan gajah dan juga menonton atraksi burung. 

Petting Zoo dibuka mulai pukul 10.00-17.00 dan tidak ada biaya untuk aktivitas ini, karena sudah termasuk dalam tiket harga masuk Bali Zoo. 

Foto Bersama Orang Utan

Kegiatan lain yang bisa dilakukan anak saat liburan ke Bali Zoo adalah foto bersama Orangutan. Kebun binatang ini menyediakan salah satu kegiatan favorit pengunjung ini. Anda bisa berfoto bersama orangutan pada pukul 14:30 sampai dengan 15:30.

Selain orangutan, Bali Zoo Park juga memiliki beberapa hewan langka yang dilindungi Traveler, seperti Harimau Sumatera dan Rusa Bawean. Tidak hanya itu saja, ada juga Singa Africa, Macan Putih, beberapa jenis burung dan Reptile. 

Bermain di Area Jungle Splah Waterplay

Yang unik dari Bali Zoo Park ini adalah ada area Jungle Splash Waterplay yang tentunya sudah pasti disukai oleh anak-anak Traveler. Jadi, selain kegiatan melihat-lihat binatang, anak-anak juga bisa bermain di tempat ini. Wahana ini mirip dengan waterbom yang ada di Kuta, namun dengan desain yang lebih kecil dan juga khusus untuk anak-anak Traveler. 

Jam buka Jungle Splash Waterplay adalah 10.00-17.00, dan sekali lagi tidak ada biaya tambahan karena sudah termasuk dalam biaya tiket masuk tadi Traveler. Bagaimana? Menarik sekali kan pastinya!

Selain melihat binatang dan juga berenang di Jungle Splash Waterplay, anak-anak juga bisa mengikuti aktivitas menaiki kuda pony. Berat maksimum anak-anak adalah 30 kilogram Traveler, jam buka aktivitasnya dari 10.00-16.00 dan dikenakan biaya sebesar Rp 35.000/anak. 

Info Harga Tiket Masuk & Jam Buka

Mungkin banyak dari Anda yang bertanya berapa biaya masuk dan jam berapa tempat ini buka tutup. Anda tenang saja, Saya akan memberikan informasinya nih Traveler!

Harga tiket masuk Zoo Park Bali, Rp 110,000 / 1 dewasa dan Anak-Anak Rp 85,000 / Anak (Umur anak, 2 – 12 tahun). Harga tiket masuk hanya berlakuk untuk WNI.

Kebun binatang Bali Zoo buka dari jam 09:00 – 17:00.

Aktivitas yang termasuk dalam harga tiket masuk adalah bermain di Jungle Splash Waterplay, keling kebun binatang, menonton pertunjukan burung (bird show) dan Animal Encounter.

Anda dapat langsung membeli tiket di lokasi tanpa pemesanan lebih awal.

Pilihan transportasi terbaik liburan ke kebun binatan Bali Zoo adalah dengan menggunakan jasa rental mobil murah di Bali dengan supir.

Traveler, itulah beberapa kegiatan yang bisa Anda lakukan saat liburan ke Bali Zoo bersama keluarga. Semoga artikel ini bermanfaat dan seperti biasa, selamat berlibur, Traveler!

Balizoo bali zoo wisata liburan familytrip
travelthisworld
historical-nonfiction

The ruined city of Arg-e-Bam is made entirely of mud bricks, clay, straw and the trunks of palm trees. The Iranian city was originally founded during the Sassanian period (224-637 CE) and while some of the surviving structures date from before the 1100s, most of what remains was built during the Safavid period (1502-1722).

Bam prospered because of pilgrims visiting its Zoroastrian fire temple, which had been built early in the Sassanian period, and because Bam was a trading hub along the Silk Road. It was later the site of Jame Mosque, built during the Saffarian period (866-903 CE). Next to the mosque is the tomb of Mirza Naiim, a mystic and astronomer.

The city was largely abandoned since a series of invasions in the early 1800s. In 1953, work began to intensively restore Arg-e-Bam. Restoration work continued until December 26, 2003, when a massive earthquake hit the area – an estimated 6.6 on the Richter Scale. Almost everything in Bam was destroyed. After that, restoration was given up, and today Arg-e-Bam is at the mercy of the elements.

Source: sacredsites.com

Taman Kota Menarik yang bisa buat liburan Gratis di Kota Malang [1]

Kalau kamu bingung mau kemana buat ngabisin jata liburan, apa lagi kamu lagi gak ada duit sisah buat dating ke wisata-wisata hits di luar rumah kamu, coba deh kamu cari taman kota disekitar kamu, mungkin aja cocok buat ngilangin stress. Nah, ngobrolin soal taman kota yang bisa ngilangin stress di Kota Malang.

Alun-Alun Kota Malang

Ada ungkapan, kalau belum ke Alun-Alun Kota Malang, itu berarti belum nyampe ke Malang. Soalnya nih, Alun-Alun sebagai pusat kota di Malang ini memiliki arsitektur yang futuristic karena telah di lakukan rekonstruksi sekitar tahun 2014-2015.

Alun-alun ini selain memiliki tempat yang Indah, juga memberikan kesempatan untuk kamu mencoba kuliner kota Malang. Kebanyakan didaerah Alun-Alun ini makanannya adalah makanan khas dan melegenda bagi arek-arek kota Malang. Bagaimana, ingin mecobanya?

Yang lebih menarik lagi, rasa persatuan antar umat beragama sangat kental. Karena disekitas Alun-Alun Kota Malang terdapat Gereja dan Masjid Agung yang saling berdampingan, dimana ketika umat Nasrani maupun Muslim akan beribadah mereka saling menghormati dan menolong.

Alun-Alun Tugu

Kalau udah dating ke Alun-Alun Malang, kamu juga harus datang ke Alun-Alun Tugu. Karena di alun-alun ini kamu bisa melihat langsung Balai Kota Malang yang sangat megah dan memiliki gaya bangunan masa Kolonial.

Di Alun-Alun Tugu juga kamu bisa berfoto bersama symbol Tugu kota Malang dengan background Kantor Wali Kota Malang. Di sekeliling alun-alun ini terdapat banyak bangunan sekolah, dan hotel. Sekolah-sekolah didaerah ini kebanyakan adalah sekolah unggulan loh!

Di Alun-Alun Tugu ini kamu juga bisa melihat bunga teratai yang sangat indah di kolam air yang berada di tengah-tengan tamannya. Di malam hari Alun-Alun Tugu bisa sangat Indah loh! Karena dihiasi oleh Lampu-lampu dan air mancur yang spektakuler seolah air terjunnya dari khayangan.

Yang asiknya lagi, kalau kamu datang di Alun-Alun Tugu sekitar hari sabtu dan minggu, sekitar pukul 9 pagi, kamu bisa mencoba MACYTO atau Malang City Tour ini. MACYTO adalah nama bus kota yang memilki bentuk yang Unik seperti Term di Eropa. Kamu bisa menikmati fasilitas ini secara gratis untuk mengelilingi kota Malang, loh!